Oppo dan 4 Pabrikan Ponsel Lain Kembangkan Standar Foto HDR Terbaru

Oppo bersama empat raksasa industri smartphone lainnya, yakni Xiaomi, Huawei, Tencent, dan Honor, telah mengumumkan kolaborasi yang menandai langkah besar dalam pengembangan teknologi gambar diam HDR (High Dynamic Range).

Proyek kolaboratif ini juga melibatkan China Electronics Technology Standardization Institute, meneguhkan komitmen industri untuk memajukan standar teknologi yang ada.

Proyek kolaboratif ini dimulai setelah persetujuan dari World Ultra-HD Video Industry Alliance atas proyek berjudul “High Dynamic Range (HDR) Still Images Part 2: Single-Layer Format”. Rencananya, proyek ini akan berlangsung hingga akhir tahun 2024, dengan tujuan menerapkan kerangka kerja standar untuk pengolahan foto HDR.

Menurut pernyataan resmi yang dirilis oleh para pemangku kepentingan, proyek ini bertujuan untuk mengembangkan standar baru yang memungkinkan pengambilan foto HDR dengan lebih efisien, mengurangi kebutuhan akan konten SDR tambahan, serta meningkatkan efisiensi kompresi dan penghematan ruang penyimpanan.

Salah satu aspek utama dari inovasi ini adalah pengembangan format gambar diam HDR dengan satu lapisan. Format ini dianggap memiliki sejumlah keunggulan yang signifikan.

Pertama, kemampuannya untuk mengambil foto HDR dan membuat gambar HDR tanpa perlu membuat konten SDR tambahan. Hal ini akan memudahkan proses pengeditan gambar HDR dengan lebih efisien, tanpa perlu memperhatikan bagian SDR.

Selain itu, format ini juga diklaim memiliki efisiensi kompresi yang lebih tinggi, sehingga akan menghemat ruang penyimpanan pada perangkat pengguna. Informasi pada gambar HDR juga dapat dihapus secara individual saat didistribusikan, memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan dan pengiriman konten.

Baca Juga:  Oppo Reno 11 Pro 5G, Hp Fotografi Paling Cocok untuk Traveling

Dalam keterangannya, perwakilan dari Oppo menyatakan pihaknya sangat bersemangat dengan kolaborasi ini yang membawa inovasi terbaru dalam teknologi gambar diam HDR.

Pihaknya percaya bahwa pengembangan standar baru ini akan membuka pintu bagi berbagai kemungkinan baru dalam pengambilan gambar dan pengeditan, serta meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Sementara itu, perwakilan dari Xiaomi menambahkan pastinya bangga menjadi bagian dari kolaborasi ini yang bertujuan untuk merumuskan standar baru dalam industri gambar diam HDR. Ini adalah langkah penting dalam memajukan teknologi fotografi dan meningkatkan daya saing produk-produknya di pasar global.

Keterlibatan China Electronics Technology Standardization Institute dalam proyek ini juga menunjukkan dukungan pemerintah China dalam memperkuat posisi negara sebagai pemimpin dalam industri teknologi informasi dan komunikasi.

Sseorang pakar teknologi di China Electronics Technology Standardization Institute, menjelaskan pengembangan standar baru untuk gambar diam HDR akan memberikan dorongan besar bagi industri teknologi, membuka peluang baru untuk inovasi produk dan meningkatkan daya saing global.

Diharapkan bahwa dengan adopsi standar baru ini, pengguna akan dapat menikmati pengalaman fotografi yang lebih kaya dan realistis dengan perangkat mereka.

Selain itu, para produsen smartphone juga diharapkan dapat menciptakan produk yang lebih unggul dalam hal kualitas gambar dan pengolahan foto.

Sebagai bagian dari upaya kolaboratif ini, para produsen smartphone telah menyatakan komitmennya untuk mematuhi standar yang telah ditetapkan dan memastikan bahwa produk-produk mereka mendukung format gambar diam HDR baru ini.

Baca Juga:  Oppo A98 5G Turun Harga Jadi Rp 3 Jutaan Saja

Meskipun proyek ini masih dalam tahap pengembangan, para pengamat industri optimis bahwa hasil kolaborasi ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi industri teknologi, serta memberikan manfaat konkret bagi pengguna akhir.

Dengan terus berinovasi dan bekerja sama dalam mengembangkan standar baru, industri smartphone China kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam inovasi teknologi, memperkuat reputasi negara dalam pengembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Tinggalkan komentar